Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Narrative text

                         A cruel stepmother I was going to a night market with my friends. In the night market there are many games, food court, and toy stores. My friends just look around. In the kora-kora stand Ismi asked me to riding kora-kora. "I am afraid. It is a big kora-kora." I say. "I will give you an ice cream if you riding kora-kora with me." Ismi says with smirk smile. "Really ? Hmm okay I will accompany you." But I have a big problem Ismi was sitting with Wiwin and Roni. I was sitting in front of kora-kora with Nuri. She is a little girl and scary girl. Suddenly, the kora-kora was moving fast. My heart was beating very fast. I was afraid. Some people were screaming. Nuri and I were screaming very loud. Nuri was fainting. I was panic. I was screaming.  "Help ! Please stop ! Stop ! Stop !" But the kora-kora kept moving fast, fast, very fast. I closed my eyes quikly. I was feeling I was go...

Perihal Dia 2

Bagian 6 (enam) Apa kamu sakit ? Tubuh mu panas, badan mu menggigil, hidung mu merah. Suara mu serak dan kamu batuk. Ah ! Kamu pasti kedinginan karena air hujan. Mulai sekarang aku benci hujan. Bagian 7 (tujuh) Rembulan. Sampaikan maaf ku pada hujan, mulai sekarang aku membencinya karena seorang lelaki. Ya, aku sudah jatuh hati padanya. Bagian 8 (delapan) Sore ini langkah kaki ku, beriringan dengan langkah kakinya. Aku senang, tapi hujan turun. Ah ! Aku semakin benci hujan ! Tapi tunggu, dia menggenggam tangan ku. Mengajak ku untuk berlari bersama air hujan. Hari ini aku, dia, dan hujan berada dalam satu waktu yang sama. Bagian 9 (sembilan) Aku menggenggam erat kertas ulangan ku, mata ku memanas, aku ingin menangis, kaki ku lemas. Dia berlari ke arah ku. Wajahnya panik, nafasnya memburu, aku bahkan mendengar suara detak jantungnya. Tangannya mengusap lembut pipi ku, basah. "Aku telat, kamu menagis. Aku akan memarahi guru matematika mu itu !" Bagian 10 (sepuluh...

Perihal Dia 1

  Bagian 1 (satu) Untuk pertama kalinya, aku terpesona pada sesosok yang sederhana namun penuh dengan pesona.   Bagian 2 (dua) Aku selalu ingin bangun pagi, bahkan sebelum ayam berkokok. Hanya untuk melihat dia tersenyum, tertawa, berjalan, berlari, duduk, makan, minum. Ah selalu ingin !   Bagian 3 (tiga) Kamu dimana ? Aku rindu, dan mata ku hanya menemukan langit penuh dengan bintang. Juga jarum jam pada angka 12.   Bagian 4 (empat) Langit mendung, pasti sebentar lagi akan turun hujan, kamu tahu kan ? Aku selalu suka hujan.   Bagian 5 (lima) Sore ini aku kembali menikmati rintik hujan, tapi tidak sendirian. Aku berdua bersamanya. Dalam satu payung yang sama.

How to make simple lunch box

Gambar
         How to make simple lunch box Ingredients : 1 bowl of rice 1 egg 1 carrot 1 corn 1 small broccoli 1 green onion (chopped) 2 onions (chopped) 1 tspn oil 1/4 tsp salt Peppers Steps : 1.  Boil 400 ml of water in a pan. Add corn, carrot, and broccoli. Cook for 5 minutes. 2. Fried an egg on a large pan 3. Add 1 tspn oil to a large pan.      Add the onions and peppers. Cook for 2-3 minutes     then add corn and carrot (chopped) .      Cook for 4-5 minutes.     Mix well with green onions. 4.  Mix well with rice and salt for taste. 5. Put an egg on a plate. Fill with 3 tspn of rice then roll carefully. 6. roll carefully. 7. Cut into eight. 8. set egg roll and vegetables in the lunch box.                         ...