SM - 01
Senja merasa terlalu dini untuk jatuh cinta. Tentu saja ia bilang begitu, Senja baru saja turun dari angkot. Dan lelaki itu melintas disampingnya dengan motor berwarna merah menyala, lengkap dengan helm yang menutupi kepalanya tapi tidak dengan wajah tampannya. Senja bahkan belum tahu siapa nama lelaki itu. Tapi anehnya, jantungnya berlomba saat melihat senyum manis itu. Hatinya menggebu-gebu seolah menginginkan sesuatu. Sebuah perkenalan. Sayangnya sang waktu tak berpihak dengannya. Lelaki itu berlalu begitu saja. Tanpa menyebutkan nama, tanpa berjabat tangan, hanya wangi parfumnya yang tertinggal. Lucunya bagi Senja, itu sudah cukup untuk pagi ini. Pagi pertama ia berseragam putih abu-abu. Senja meraba jantungnya, masih berdetak kencang. Senyum simpul menghiasi wajah cantiknya. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama. Begitu katanya dalam hati. Senja berjanji pada diri sendiri, ia akan mencari tahu siapa lelaki itu. Namun hari ini akan Senja kenang selama hidupnya. Dimana...