Senja Mahesswara- Prolog






Senja Mahesswara, gadis yang memiliki mata hitam pekat. Seperti kopi tanpa gula pertanda duka.

Gadis belia yang diam-diam berlinang air mata ketika malam tiba. Karna teringat orang tuanya yang tak lagi tinggal bersama. Senja juga kecewa saat dia tahu bahwa ia mencintai orang yang sama dengan sahabatnya.

Namun, ditengah masa-masa rapuhnya. Ada seseorang yang datang tak diundang dari pintu belakang. Memaksa Senja untuk keluar dari zona yang penuh kenang dan juga mengekang.

Dia adalah Bumi Mahessa Putra. Lelaki tangguh yang tak kenal pasrah. Tak peduli sekalipun ia lelah, sebelum Senja luluh dan berlabuh ia tak akan menyerah.

Satu hal yang membuat Bumi bersyukur adalah ketika ia berhasil membuat Senja betah dan mau diajak menikah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SM - 02

SM - 04

SM - 03