Pandu dan Rindu [teman macam apa ?]
Tak ada satu nama pun di kepalaku, aku juga tak mau menduga-duga. "Siapa ?" Aku menyerah, rasa penasaran membuatku memberanikan diri bertanya. "Pandu..." bang Adam menatapku jeli. Ribuan pertanyaan menyerang bersamaan kupu-kupu yang menggelitik perutku. "Ohhh..." hanya itu yang mampu keluar dari bibirku. "Cuma oh doang ? Kasian tahu dia udah nunggu kamu satu jam dek." Bang Adam mulai nyolot. Bolehkah aku besar kepala ? Tapi kejadian di toilet tadi membuatku mendesah kecewa. "Terus ?" "Ya dia tanya kamu perginya sama siapa ? Abang jawab sama temen mu tadi. Dia pamit, wajahnya murung gitu dek." "Ohhh gitu." Aku mencoba untuk tetap cuek. "Abang jadi bingung sama kamu dek. Pacar kamu itu yang mana sih ?" Aku berlalu menuju kamarku dengan sedikit teriak "dua-duanya bang. Gak kaya abang satu aja gak punya. Hahahahaha" "Awas kau ya dek !!!!" Maki bang Adam. Tawaku ter...