Perihal Dia 1
Bagian 1 (satu)
Untuk pertama kalinya, aku terpesona pada sesosok yang sederhana namun penuh dengan pesona.
Bagian 2 (dua)
Aku selalu ingin bangun pagi, bahkan sebelum ayam berkokok. Hanya untuk melihat dia tersenyum, tertawa, berjalan, berlari, duduk, makan, minum. Ah selalu ingin !
Bagian 3 (tiga)
Kamu dimana ? Aku rindu, dan mata ku hanya menemukan langit penuh dengan bintang. Juga jarum jam pada angka 12.
Bagian 4 (empat)
Langit mendung, pasti sebentar lagi akan turun hujan, kamu tahu kan ? Aku selalu suka hujan.
Bagian 5 (lima)
Sore ini aku kembali menikmati rintik hujan, tapi tidak sendirian. Aku berdua bersamanya. Dalam satu payung yang sama.
Untuk pertama kalinya, aku terpesona pada sesosok yang sederhana namun penuh dengan pesona.
Bagian 2 (dua)
Aku selalu ingin bangun pagi, bahkan sebelum ayam berkokok. Hanya untuk melihat dia tersenyum, tertawa, berjalan, berlari, duduk, makan, minum. Ah selalu ingin !
Bagian 3 (tiga)
Kamu dimana ? Aku rindu, dan mata ku hanya menemukan langit penuh dengan bintang. Juga jarum jam pada angka 12.
Bagian 4 (empat)
Langit mendung, pasti sebentar lagi akan turun hujan, kamu tahu kan ? Aku selalu suka hujan.
Bagian 5 (lima)
Sore ini aku kembali menikmati rintik hujan, tapi tidak sendirian. Aku berdua bersamanya. Dalam satu payung yang sama.
Melihat genangan air setelah hujan juga aku senang karena disana ada bayangmu
BalasHapusAaa baper deh 😍
BalasHapusAhh sayang jomblo
BalasHapusAku do'a in deh biar cepet dihalalin sama abang 😅
HapusAku do'a in deh biar cepet dihalalin sama abang 😅
HapusBiarkan aku mengenangmu sampai hujan reda. Walau hanya sesaat, tapi percayalah...tanpa hujan pun aku akan selalu mengenangmu disetiap hembusan nafasku.
BalasHapus